SOLUSI PENYAKIT:
# Kardiovaskular
# Virus, Bakteri, Parasit
# Bayi & Anak-anak
# Auto-Imun
# Saraf
# Penyakit Wanita
|
Testimonies
Transfer Factor
Keputihan dan Penderita Lupus
|
|

|
|
Kencing Manis / Diabetes
|
|

|
|
Luka dan Infeksi
|
|

|
|
Ini adalah mama saya (Daniel) berumur 50 tahun. Dia penderita Lupus. Beberapa saat kemaren dia mengeluh karena masalah dengan keputihannya.Sudah beberapa kali dia ke dokter ; namun dokter mengatakan itu adalah proses yang biasa.Namun, hal ini tetap mengganggunya. Akhirnya dia mencoba pengobatan alternatif yang terletak di bekasi; dia diberikan obat-obat yang berupa herbal. Namun, hal tersebut tidak juga menyembuhkannya.
Oleh dikarenakan sudah banyak biaya yang dia keluarkan, dan juga tidak tau harus kemana lagi. Saya menawarkan untuk mengkonsumsi transfer factor. Mama saya mengkonsumsi 6 kapsul per harinya (pagi, siang, dan sore meminum 2 kapsul).Ketika mengkonsumsi 2 kapsul pertama di malam hari (Minggu, 31 Mei 2009); keesokkan paginya, dia mendapatkan menstruasi yang hebat. Namun, menurutnya darah yang keluar adalah darah kotor karena berwarna merah ke hitam-hitaman.
Dia mendapatkan menstruasi yang hebat selama 4 hari (Kamis, 4 Juni 2009) sejak meminum transfer factor. Dia sangat takjub dengan transfer factor, karena dia merasa seperti mendapatkan menstruasi ketika masih gadis. Sekarang keputihannya sudah sembuh.
Mama saya juga penderita Lupus. Lupusnya menyerang kulit. Dia mengatakan setelah meminum Transfer Factor sampai dengan saat ini, ruam-ruam hitam dibagian kakinya sudah berungsur-ungsur pulih.
go to Top
Marry Anne, 45 tahun, menderita penyakit diabetes akut dan menelan 500mg Glucophage. Hal ini menyebabkan banyak luka-luka/infeksi pada kakinya yang tidak bisa kering dan semakin parah.
Luka-luka/infeksi-infeksi pada kakinya tersebut membuat dokter memvonisnya untuk mengamputasi kakinya; guna mencegah penyebaran ke seluruh tubuh.
Namun, ibu setengah paruh baya ini memilih untuk mencari pengobatan alternatif terlebih dulu sehingga dia menemukan Transfer Factor.
Dia mula-mula menelan 8 Transfer Factor sehari dan menaburkan 2 kapsul terus keatas luka kakinya, untuk seminggu. Selepas itu, dia menelan 6 kapsul TF & menaburkan 2 kapsul ke atas lukanya. Dia mendapat hasil yang sangat menggembirakan , dalam jangka waktu kurang dari 4 minggu, sejak menggunakan Transfer Factor. Transfer Factor membuat dia tidak kehilangan kakinya.
go to Top
Ronald seorang pemuda berumur 28 tahun harus menerima vonis dokter untuk diamputasi jari-jari tangannya.
Bermula ketika dia sedang mencuci jeruji-jeruji ban belakang motor. Agar mempermudah pembersihan, ronald menyalakan mesin dan membiarkan roda ban belakang berputar.
Namun, tidak sengaja jari-jari tangan ronald masuk ke gerigi ban, terluka dan infeksi.
Namun, disayangkan ronald alergi terhadap suntikkan anti-tetanus, hal ini menyebabkan dokter memvonis ronald untuk mengamputasi tangannya.
Beruntung dia bertemu dengan Dr. Eduard, Dr. Eduard meminta waktu 3 hari kepada dokternya untuk mengobati menggunakan Transfer Factor, apabila memang dalam 3 hari tersebut lukanya tidak sembuh maka Dr. Eduard akan mengembalikan Ronald dan melanjutkan proses amputasinya.
Atas saran dr. Eduard, Ronald menelan 6 kapsul Transfer Factor Plus serta menaburkan 2 kapsul pada lukanya.
3 hari kemudian, karena tidak menemukan tanda-tanda infeksi pada jarinya, dokter membuat keputusan tidak perlu memotong jarinya. Dalam waktu 6 minggu, keadaan jari-jarinya hampir pulih & kulitnya juga pulih sempurna.
go to Top
|
|