<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Transfer Factor Indonesia &#187; saraf</title>
	<atom:link href="http://thetransferfactorindonesia.com/tag/saraf/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://thetransferfactorindonesia.com</link>
	<description>Your Immune system is your #1 asset</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Feb 2011 04:38:25 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Alzheimer</title>
		<link>http://thetransferfactorindonesia.com/2010/03/10/alzheimer/</link>
		<comments>http://thetransferfactorindonesia.com/2010/03/10/alzheimer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 06:22:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[alzheimer transfer factor]]></category>
		<category><![CDATA[demensia]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan berpikir]]></category>
		<category><![CDATA[gejala alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[lupa]]></category>
		<category><![CDATA[makanan alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[nomor telepon penting Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting jambi]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting Jogjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting lombok]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting maluku]]></category>
		<category><![CDATA[nomor telepon penting Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting papua]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting riau]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting solo]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[obat alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[pengobatan alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[penyembuhan alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[pikun alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[saraf]]></category>
		<category><![CDATA[sembuh dengan transfer factor]]></category>
		<category><![CDATA[solusi alzheimer]]></category>
		<category><![CDATA[transfer factor indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[transfer factor jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[transfer factor makasar]]></category>
		<category><![CDATA[transfer factor medan]]></category>
		<category><![CDATA[transfer factor ntt]]></category>
		<category><![CDATA[transfer factor papua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thetransferfactorindonesia.com/?p=580</guid>
		<description><![CDATA[Alzheimer, solusi alzheimer, pengobatan alzheimer, penyebab alzheimer, gejala alzheimer, perawatan alzheimer, penyembuhan alzheimer..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address><span style="color: #f0efef;">Alzheimer, solusi alzheimer, pengobatan alzheimer, penyebab alzheimer, gejala alzheimer, perawatan alzheimer, penyembuhan alzheimer.</span></address>
<address><span style="color: #f0efef;">.</span><img class="aligncenter" title="ALZHEIMER-www.thetransferfactorindonesia.com-" src="http://www.elements4health.com/images/stories/conditions/alzheimers-care.jpg" alt="" width="300" height="409" /><br />
</address>
<p>Penyakit <strong><span style="color: #0000ff;">Alzheimer</span></strong> merupakan salah satu bentuk demensia. Demensia adalah gejala kerusakan otak yang mengganggu kemampuan seseorang untuk berpikir, daya ingat, dan fungsi berbahasa.<br />
Dr. Alzheimer memperhatikan adanya perubahan jaringan otak pada wanita yang meninggal akibat gangguan mental yang belum pernah ditemui sebelumnya. Pada jaringan otak tersebut ditemukan lapisan atau plaque dan serabut saraf yang tidak normal.<br />
Penyakit Alzheimer paling sering ditemukan pada orang tua berusia sekitar 65 tahun ke atas.</p>
<h3><strong><span style="color: #008000;">PENYEBAB</span></strong></h3>
<p>Diketahui bahwa pada Penyakit Alzheimer terjadi kehilangan sel saraf di otak di area yang berkaitan dengan fungsi daya ingat, kemampuan berpikir serta kemampuan mental lainnya. Keadaan ini diperburuk dengan penurunan zat neurotransmiter, yang berfungsi untuk menyampaikan sinyal antara satu sel otak ke sel otak yang lain. Kondisi abnormal tersebut menjadi penyebab mengapa pada penyakit Alzheimer fungsi otak untuk berpikir dan mengingat mengalami kemacetan.</p>
<h3><strong><span style="color: #008000;">GEJALA</span></strong></h3>
<p>Gejala Penyakit Alzheimer yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut:<br />
1. Mengajukan pertanyaan yang sama pada satu saat berulang-ulang atau mengulangi cerita yang sama, dengan kata-kata yang sama terus-menerus.<br />
2. Lupa cara untuk melakukan kegiatan rutin. Misalnya lupa cara memasak, cara menelepon dsb.<br />
3. Gangguan berbahasa. Misalnya mengalami kesulitan untuk menemukan kata yang tepat. Bila gejala tersebut berlanjut maka kemampuan untuk berbicara dan menulis juga terganggu.<br />
4. Disorientasi. Misalnya lupa saat itu hari apa, bulan apa, saat itu ada di mana atau tidak tahu arah. Hal tersebut menjadi sebab mengapa pasien lansia sering tersesat karena lupa jalan pulang atau bahkan pergi dari rumah karena merasa ia berada di tempat yang asing.<br />
5. Gangguan berpikir secara abstrak. Misalnya kesulitan untuk menghitung uang.<br />
6. Gangguan kepribadian. Misalnya menjadi mudah tersinggung, mudah marah dan mudah curiga. Dokter seringkali mendengar keluarga mengeluh bahwa pasien menuduh ada yang mengambil barang miliknya atau bahkan menuduh pasangannya sudah tidak setia lagi kepadanya.<br />
7. Gangguan untuk membuat keputusan sehingga menjadi tergantung pada pasangannya.</p>
<h2><span style="color: #008000;">Solusi untuk perawatan penyakit Alzheimer ini adalah dengan mengkonsumsi :</span></h2>
<p><a rel="attachment wp-att-581" href="http://thetransferfactorindonesia.com/2010/03/10/alzheimer/thetransferfactorindonesia-com-shally/"><img class="aligncenter size-full wp-image-581" title="http://thetransferfactorindonesia.com" src="http://thetransferfactorindonesia.com/wp-content/uploads/2010/03/thetransferfactorindonesia.com-shally.jpg" alt="http://thetransferfactorindonesia.com" width="640" height="480" /></a></p>
<h4><span style="color: #000080;">Untuk konsultasi dan pembelian produk, hubungi:</span></h4>
<h2 style="text-align: center;"><span style="color: #0000ff;">SHALLY</span></h2>
<h2 style="text-align: center;"><span style="color: #0000ff;">0856-7230205</span></h2>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thetransferfactorindonesia.com/2010/03/10/alzheimer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Parkinson</title>
		<link>http://thetransferfactorindonesia.com/2009/07/15/parkinson/</link>
		<comments>http://thetransferfactorindonesia.com/2009/07/15/parkinson/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 03:41:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Parkinson]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit pria]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit wanita]]></category>
		<category><![CDATA[4life]]></category>
		<category><![CDATA[gemetar]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[kardiovaskular]]></category>
		<category><![CDATA[nomor telepon penting Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting jambi]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting Jogjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting lombok]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting maluku]]></category>
		<category><![CDATA[nomor telepon penting Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting papua]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting riau]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting solo]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[otot]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit parkinson]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit saraf]]></category>
		<category><![CDATA[saraf]]></category>
		<category><![CDATA[sistem imun]]></category>
		<category><![CDATA[stres]]></category>
		<category><![CDATA[Transfer Factor]]></category>
		<category><![CDATA[transfer factor advance]]></category>
		<category><![CDATA[transfer factor cardio]]></category>
		<category><![CDATA[transfer factor indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tremor]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thetransferfactorindonesia.com/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[parkinson, 4life transfer factor, penyakit saraf....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address style="text-align: justify;"><span style="color: #c0c0c0;">parkinson, 4life transfer factor, penyakit saraf&#8230;.</span><br />
</address>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>Parkinson</strong></span><span style="color: #0000ff;"><strong><img class="alignleft size-full wp-image-344" title="parkinson" src="http://thetransferfactorindonesia.com/wp-content/uploads/2009/07/parkinson.jpg" alt="parkinson" width="329" height="400" /></strong></span><span style="color: #000000;"> </span>adalah suatu penyakit degeneratif pada sistem saraf, yang ditandai dengan adanya <em>tremor</em> pada saat beristirahat, kesulitan untuk memulai pergerakan dan kekakuan otot.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #339966;"><strong>Penyebabnya:</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Jauh di dalam otak ada sebuah daerah yang disebut <em>ganglia basalis</em>.<br />
Jika otak memerintahkan suatu aktivitas (misalnya mengangkat lengan), maka sel-sel saraf di dalam ganglia basalis akan membantu menghaluskan gerakan tersebut dan mengatur perubahan sikap tubuh.<br />
Ganglia basalis mengolah sinyal dan mengantarkan pesan ke <em>talamus</em>, yang akan menyampaikan informasi yang telah diolah kembali ke <em>korteks serebri</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Keseluruhan sinyal tersebut diantarkan oleh bahan kimia <em>neurotransmiter</em> sebagai <em>impuls listrik</em> di sepanjang jalur saraf dan diantara saraf-saraf.<br />
Neurotransmiter yang utama pada ganglia basalis adalah <em>dopamin</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada penyakit Parkinson, sel-sel saraf pada ganglia basalis mengalami kemunduran sehingga pembentukan dopamin berkurang dan hubungan dengan sel saraf dan otot lainnya juga lebih sedikit.<br />
Penyebab dari kemunduran sel saraf dan berkurangnya dopamin biasanya tidak diketahui.<br />
Tampaknya faktor genetik tidak memegang peran utama, meskipun penyakit ini cenderung diturunkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada beberapa kasus, Parkinson merupakan komplikasi yang sangat lanjut dari <em>ensefalitis</em> karena virus (suatu infeksi yang menyebabkan peradangan otak).<br />
Kasus lainnya terjadi jika penyakit degeneratif lainnya, obat-obatan atau racun mempengaruhi atau menghalangi kerja dopamin di dalam otak. Misalnya obat anti psikosa yang digunakan untuk mengobati <em>paranoia</em> berat dan <em>skizofrenia</em> menghambat kerja dopamin pada sel saraf.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;"><strong>Gejala:</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pada banyak penderita, pada mulanya Parkinson muncul sebagai tremor (gemetar) tangan ketika sedang beristirahat, tremor akan berkurang jika tangan digerakkan secara sengaja dan menghilang selama tidur.<br />
Stres emosional atau kelelahan bisa memperberat tremor.<br />
Pada awalnya tremor terjadi pada satu tangan, akhirnya akan mengenai tangan lainnya, lengan dan tungkai. Tremor juga akan mengenai rahang, lidah, kening dan kelopak mata.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada sepertiga penderita, tremor bukan merupakan gejala awal; pada penderita lainnya tremor semakin berkurang sejalan dengan berkembangnya penyakit dan sisanya tidak pernah mengalami tremor.</p>
<p style="text-align: justify;">Penderita mengalami kesulitan dalam memulai suatu pergerakan dan terjadi kekakuan otot.<br />
Jika lengan bawah ditekuk ke belakang atau diluruskan oleh orang lain, maka gerakannya terasa kaku.<br />
Kekakuan dan <em>imobilitas</em> bisa menyebabkan sakit otot dan kelelahan.<br />
Kekakuan dan kesulitan dalam memulai suatu pergerakan bisa menyebabkan berbagai kesulitan. Otot-otot kecil di tangan seringkali mengalami gangguan, sehingga pekerjaan sehari -hari (misalnya mengancingkan baju dan mengikat tali sepatu) semakin sulit dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Penderita mengalami kesulitan dalam melangkah dan seringkali berjalan tertatih-tatih dimana lengannya tidak berayun sesuai dengan langkahnya.<br />
Jika penderita sudah mulai berjalan, mereka mengalami kesulitan untuk berhenti atau berbalik. Langkahnya bertambah cepat sehingga mendorong mereka untuk berlari kecil supaya tidak terjatuh.<br />
Sikap tubuhnya menjadi bungkuk dan sulit mempertahankan keseimbangan sehingga cenderung jatuh ke depan atau ke belakang.</p>
<p style="text-align: justify;">Wajah penderita menjadi kurang <em>ekspresif </em> karena otot-otot wajah untuk membentuk ekspresi tidak bergerak.<br />
Kadang berkurangnya ekspresi wajah ini disalah artikan sebagai <em>depresi</em>, walaupun memang banyak penderita Parkinson yang akhirnya mengalami depresi.<br />
Pandangan tampak kosong dengan mulut terbuka dan matanya jarang mengedip.<br />
Penderita seringkali ileran atau tersedak karena kekakuan pada otot wajah dan tenggorokan menyebabkan kesulitan menelan.<br />
Penderita berbicara sangat pelan dan tanpa aksen (<em>monoton</em>) dan menjadi gagap karena mengalami kesulitan dalam mengartikulasikan fikirannya.<br />
Sebagian besar penderita memiliki intelektual yang normal, tetapi ada juga yang menjadi pikun.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><strong>Solusi:</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_345" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><a href="http://thetransferfactorindonesia.com/wp-content/uploads/2009/07/advance8.jpg"><img class="size-full wp-image-345" title="http://www.thetransferfactorindonesia.com" src="http://thetransferfactorindonesia.com/wp-content/uploads/2009/07/advance8.jpg" alt="-Transfer Factor Advance-" width="200" height="210" /></a><p class="wp-caption-text">TRANSFER FACTOR ADVANCE</p></div>
<p>Konsumsi Transfer Factor Advance untuk menyerang virus penyebab penyakit ini. Transfer Factor Advance mampu meningkatkan kekebalan tubuh hingga 283% dan mampu melakukan penyerangan terhadap virus.</p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_346" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><a href="http://thetransferfactorindonesia.com/wp-content/uploads/2009/07/cardio2.jpg"><img class="size-full wp-image-346" title="http://www.thetransferfactorindonesia.com" src="http://thetransferfactorindonesia.com/wp-content/uploads/2009/07/cardio2.jpg" alt="-Transfer Factor Cardio-" width="180" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">-Transfer Factor Cardio-</p></div>
<p style="text-align: justify;">Konsumsi juga Transfer Factor Cardio, yang dapat membersihkan dan memperlancar aliran darah dan membasmi kuman yang menyerang pembuluh darah jantung. TF Cardio merupakan suplemen kesehatan yang paling inovatif untuk membantu system imun tubuh secara menyeluruh untuk kesehatan Kardiovascular. Jantung kita bekerja 24 jam nonstop setiap hari, memompa darah berliter-liter ke seluruh tubuh, dengan pola hidup yang sibuk seperti sekarang ini, kita harus menitik beratkan untuk mendukung sistem kardiovaskular.</p>
<p style="text-align: justify;">Hubungi <span style="color: #ff1493;"><strong>Shally</strong></span> (0856-723-0205) dan <span style="color: #c71585;"><strong>Daniel</strong></span> (0815-997-4910) untuk konsultasi produk.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thetransferfactorindonesia.com/2009/07/15/parkinson/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

