<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Transfer Factor Indonesia &#187; imunisasi bayi</title>
	<atom:link href="http://thetransferfactorindonesia.com/tag/imunisasi-bayi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://thetransferfactorindonesia.com</link>
	<description>Your Immune system is your #1 asset</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Feb 2011 04:38:25 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Batuk Rejan pada Bayi</title>
		<link>http://thetransferfactorindonesia.com/2009/06/25/batuk-rejan-pada-bayi/</link>
		<comments>http://thetransferfactorindonesia.com/2009/06/25/batuk-rejan-pada-bayi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 03:46:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Definisi dan Keunggulan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit balita dan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Transfer Factor]]></category>
		<category><![CDATA[4life]]></category>
		<category><![CDATA[batuk]]></category>
		<category><![CDATA[batuk 100 hari]]></category>
		<category><![CDATA[batuk anak]]></category>
		<category><![CDATA[batuk bayi]]></category>
		<category><![CDATA[batuk pilek]]></category>
		<category><![CDATA[batuk rejan]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi bayi]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[nomor telepon penting Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting jambi]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting Jogjakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting lombok]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting maluku]]></category>
		<category><![CDATA[nomor telepon penting Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting papua]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting riau]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting solo]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor telepon penting surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[obat batuk]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[pertusis]]></category>
		<category><![CDATA[radang paru-paru]]></category>
		<category><![CDATA[saluran pernafasan]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[whooping cough]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thetransferfactorindonesia.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[batuk, batuk anak, batuk bayi, 4life, transfer factor indonesia, transfer factor, batuk pilek, batuk rejan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<address><span style="color: #888888;">batuk, obat batuk, batuk anak, batuk bayi, kesehatan anak, kesehatan bayi, batuk pilek, 4life, transfer factor indonesia, transfer factor</span><br />
</address>
<p>Batuk adalah penyakit yang paling kerap diderita oleh balita. Meski sekilas ringan, tapi tanpa penanganan tepat, batuk biasa akan memburuk. Akibatnya bayi terkena batuk berat yang disebut batuk rejan, batuk 100 hari, whooping cough atau pertusis.</p>
<p>Penyakit ini termasuk infeksi pernafasan akut yang sangat menular. Batuk ini lebih sering diderita bayi perempuan yang biasanya dimulai dengan batuk biasa yang kemudian semakin parah.  Selanjutnya, barulah gangguan ini meningkat ke stadium penyakit yang sebenarnya, yakni batuk terus-menerus diselingi tarikan nafas panjang dan berbunyi (whoop) yang diakhiri dengan muntah. Karenanya, selama batuk biasanya bayi tidak bernafas.</p>
<p>Bayi yang menderita batuk rejan, masa inkubasinya antara 6-20 hari dengan rata-rata 7 hari, harus segera dibawa ke dokter. Karena, penyakit ini mampu menimbulkan komplikasi berupa gangguan saluran pernafasan. Seperti radang paru-paru (bronchopneumonia) yang merupakan komplikasi berat yang paling kerap terjadi dan menyebabkan kematian pada bayi dibawah usia 3 tahun. Komplikasi lain adalah kejang, hernia dan lainnya.</p>
<p>Sebaiknya bayi diisolasi dalam kamar yang tenang. Hindari makanan yang sulit ditelan. Makanan berbentuk cair dalam porsi kecil, namun kerap diberikan adalah pilihan tepat. Untuk meringankan batuknya, kompres dada anak dengan air hangat atau gosok dadanya dengan minyak kayu putih atau mentol.</p>
<p>Pemberian vaksinasi pertusis yang terdiri dari kuman Bordetella pertusisi yang telah dimatikan akan membuat bayi kebal tapi tidak seumur hidup. Daya perlindungannya akan berkurang saat ia dewasa. Vaksinasi ini akan diberikan bersama-sama dengan vaksin difteri dan tetanus. Karenanya, imunisasi yang diberikan saat bayi 2 bulan adalah DPT (Difteri, Pertusis dan Tetanus).</p>
<p><span style="color: #888888;"><em>*Diambil dari berbagai sumber</em></span></p>
<div id="attachment_204" class="wp-caption alignleft" style="width: 146px"><img class="size-full wp-image-204" title="tf_adv13" src="http://thetransferfactorindonesia.com/wp-content/uploads/2009/06/tf_adv133.jpg" alt="-Transfer Factor Advance-" width="136" height="238" /><p class="wp-caption-text">-Transfer Factor Advance-</p></div>
<p>Untuk mencegah bayi terkena batuk, berikanlah <strong>Transfer Factor Advance </strong>dengan cara ditaburkan pada makanannya secara teratur. <strong>Transfer Factor Advance </strong>dapat meningkatkan sistem imun bayi hingga 287% dan mampu mengenali lebih dari 200.000 jenis kuman, parasit, virus, bakteri dan jamur yang mengancam kesehatan bayi. Transfer Factor tidak mengandung toksik, tidak menimbulkan efek samping dan AMAN untuk semua usia termasuk bayi.</p>
<p><strong>Untuk konsultasi produk, hubungi </strong><span style="color: #800080;"><strong>Daniel</strong></span> <strong>(08159974910)</strong> <strong>atau</strong> <strong><span style="color: #ff0000;">Shally</span> (08567230205)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thetransferfactorindonesia.com/2009/06/25/batuk-rejan-pada-bayi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

